Herbal Untuk Kesehatan Jantung

Bawang Putih
Tak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, bawang putih juga dipercaya sejak zaman dahulu sebagai obat herbal yang mujarab. Sebuah penelitian di Iran yang dimuat dalam International Journal of Preventive Medicine menunjukkan hasil positif tentang efek bawang putih terhadap kolesterol.

Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa konsumsi bawang putih dan perasan lemon dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), fibrinogen, dan tekanan darah pada penderita dislipidemia (kolesterol tinggi). Bawang putih mengandung senyawa phytochemical yang dapat berfungsi sebagai anti inflamasi (peradangan). Senyawa ini dapat mencegah terjadinya reaksi oksidatif di pembuluh darah dan menghambat peningkatan kadar LDL.


Beberapa penelitian lain telah menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih segar dalam jumlah besar dapat menurunkan tekanan darah, menghambat agregasi trombosit, meningkatkan aktivitas fibrinolitik, mengurangi kadar serum dan kadar trigliserida serta melindungi sifat elastis dari aorta. Untuk merasakan manfaat bawang putih, kamu bisa makan 1 hingga 2 siung bawang putih setiap harinya. Konsumsi secara mentah, tanpa mencampurkannya dengan bahan makanan lainnya.

Kunyit
Selain untuk penyakit maagh, kunyit memiliki banyak manfaat. Manfaat utama kurkumin di dalam kunyit adalah meningkatkan fungsi endotelium yang merupakan lapisan pembuluh darah Anda. Endotelium merupakan penyebab utama penyakit jantung karena ketidakmampuannya untuk mengatur tekanan darah, pembekuan darah, dan berbagai faktor lainnya. Kurkumin dapat meningkatkan kesehatan jantung dan kunyit membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah untuk mencegah serangan jantung.


Curcumin pada kunyit bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan kunyit membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah untuk mencegah serangan jantung. Kamu bisa mencampurkan kunyit ke dalam beberapa olahan makanan lainnya, seperti ke dalam susu.

Kayu Manis
Kulit kayu manis memiliki sejumlah manfaat di antaranya mengontrol gula darah karena mengandung antioksidan, anti infeksi, meningkatkan fungsi otak, mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, mencegah pertumbuhan sel kanker, menghangatkan tubuh, dan mencegah penggumpalan darah.


Kayu manis juga disinyalir dapat membantu melindungi penyakit jantung. Hal ini dikarenakan kayu manis memiliki senyawa antiinflamasi yang berlimpah. Senyawa inilah yang mampu menyeimbangkan tekanan darah dan kolsterol. Selain itu juga menawarkan perlindungan lewat antioksidan yang dimilikinya.

Jahe
Jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh. Bahan aktif pada jahe seperti gingerol, merupakan senyawa yang membantu merelaksasi pembuluh darah dan merangsang aliran darah ke jantung. Untuk merasakan manfaat jahe, kamu bisa mengkombinasikan jahe dengan lemon. Konsumsi secara rutin 2 hingga 3 kali dalam sehari.

Rosemary
Rosemary juga telah terbukti efektif digunakan untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan rosemary memiliki senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang mampu melindungi jantung. Senyawa ini terbukti mampu mengurangi stres dan mengatur kadar kolesterol.

Teh Hijau
Studi klinik menunjukkan bahwa teh hijau memiliki sifat antioksidan yang dapat mencegah aterosklerosis dan mengatasi peradangan arteri. Pada penelitian di Cina juga menunjukkan bahwa teh hijau dapat mengurangi kadar LDL atau kolesterol buruk.

Manfaat teh hijau untuk menjaga kesehatan jantung didapatkan dari adanya katekin yang merupakan polifenol aktif dalam teh hijau. Kandungan ini memiliki potensi untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Daun Zaitun
Daun zaitun memiliki kemampuan unik untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh, juga melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Hal ini dikarenakan adanya senyawa antioksidan pada daun zaitun yang mampu menjaga kesehatan jantung.

Tepung Onggok (Ampas Tapioka)

Tepung Onggok adalah limbah padat atau ampas tapioka atau ampas singkong yang telah diambil saripatinya dalam pengolahan tepung tapioka. Onggok ini harus dikeringkan dengan dijemur pada panas matahari normal sekitar 3 sampai 4 hari untuk dapat dijadikan tepung.



Tepung onggok banyak digunakan pada :
Produksi obat anti nyamuk bakar.
Bahan campuran makanan (krupuk, saos, atau bumbu penyedap), untuk onggok super dengan warna lebih putih, bersih, dan food grade.
Produksi lem.
Bahan campuran pakan ternak.
Alat pembakaran di industri batu bata atau pengolahan kerupuk (pengganti bahan bakar kayu).






Daun Kelor (Moringa oleifera)

Moringa oleifera Lam. or munga is one of the most important plant widely cultivated in India. Family Moringaceae. This plant is widely used as nutritional herb and contains valuable pharmacological action like anti-asthmatic, anti-diabetic, hepatoprotective, anti-inflammatory, anti- fertility, anti-cancer, anti-microbial, anti-oxidant, cardiovascular, anti-ulcer, CNS activity, anti-allergic, wound healing, analgesic, and antipyretic activity, Moringa oleifera Lam. The plant is also known as Horse - radish tree, Drumstick tree.


Synonyms: 
The plant Moringa oleifera is known  by several names throughout the world.
Latin – Moringa oleifera
Sanskrit – Subhanjana
Hindi – Saguna, Sainjna
Gujarati – Suragavo
Tamil – Mulaga , Munaga
Malayalam – Murinna, Sigru
Punjabi – Sainjna, Soanjna
Unani – Sahajan
Ayurvedic – Haritashaaka, Raktaka, Akshiva
Arabian – Rawag
French – Morungue
Spanish – Angela, Ben, Moringa
Chinese – La ken
English - Drumstick tree, Horseradish tree



Every part of this plant contains a valuable medicinal feature. It contain rich source of the vitamin A, vitamin C and milk protein. Different types of active phytoconstituents like alkaloids, protein, quinine, saponins, flavonoids, tannin, steroids, glycosides, fixed oil and fats are present. This plant is also found in the tropical regions. Some other constituents are niazinin A, niazinin B and niazimicin A, niaziminin B. The present review discusses the phytochemical composition, medicinal uses & pharmacological activity of this plant.




Taxonomical Classification:
Kingdom – Plantae
Sub kingdom – Tracheobionta 
Super Division – Spermatophyta
Division – Magnoliophyta 
Class – Magnoliopsida
Sub class – Dilleniidae
Order – Capparales
Family – Moringceae
Genus – Moringa  
Species – oleifera

The plant Moringa  oleifera;  family  Moringaceae  posses broad spectrum  of pharmacological activities. Also, most of the parts of plant like seeds, leaves, flowers and roots are used for treatment of various  diseases. Literature reports that aqueous, ethanolic and methanolic extracts are widely used for investigation, identification, and  estimation pur-pose. In future the active constituents can be isolated and formulated into suitable dosage form and delivery system.

Cengkeh / Cengkih / Cloves / Syzygium aromaticum, syn. Eugenia aromaticum

Nutrisi cengkeh : Satu sendok teh cengkeh (2 gram) mengandung energi sebesar 21 kalori, 1 gram karbohidrat, dan 1 gram serat. Satu sendok teh cengkeh juga mampu memenuhi 30% kebutugan mangan, 4% vitamin K, dan 3% vitamin C dari kebutuhan harian tubuh. Cengkeh juga mengandung kalsium, magnesium, dan vitamin E, meski jumlahnya sedikit.



Manfaat cengkeh antara lain:

1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan
Manfaat cengkeh yang pertama adalah menjaga agar sistem pencernaan berfungsi dengan maksimal. Cengkeh merangsang sekresi enzim pencernaan, mengurangi perut kembung, mengatasi iritasi lambung, dispepsia, dan mual. Selain itu, menurut pakar kesehatan, bagi Anda yang memiliki masalah diare dan disentri kronis, sepertinya Anda harus mendapatkan khasiat cengkeh.

2. Melindungi fungsi hati
Cengkeh mengandung antioksidan, di mana hal itu adalah sebuah kondisi ideal untuk melindungi organ dari efek radikal bebas, terutama hati. Dalam jangka panjang, metabolisme dapat meningkatkan produksi radikal bebas dan profil lipid, serta mengurangi antioksidan di hati.

Guna membantu dalam menangkal efek ini, Anda bisa mendapatkan manfaat cengkeh karena sifat hepatoprotektifnya. Meski begitu, klaim terhadap hal ini membutuhkan penelitian lanjutan.

3. Mengontrol kadar gula darah
Manfaat cengkeh bagi kesehatan berikutnya adalah kemampuannya mengontrol gula darah. Pada pasien yang menderita diabetes, jumlah insulin yang diproduksi oleh tubuh tidak mencukupi atau tidak diproduksi sama sekali. Ekstrak dari cengkeh meniru insulin yang dengan cara tertentu membantu mengendalikan kadar gula darah.



4. Menguatkan tulang
Ekstrak hidrokarbon dari cengkeh termasuk senyawa fenolik seperti eugenol dan turunannya, seperti flavon, isoflavon, dan flavonoid. Ekstrak ini sangat membantu dalam menjaga kepadatan tulang dan kandungan mineral tulang, serta meningkatkan kekuatan tulang dalam kasus osteoporosis.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Jika Anda masih ragu apa manfaat cengkeh bagi tubuh, sepertinya sikap keragu-raguan tersebut harus Anda akhiri. Kuncup bunga kering cengkeh mengandung senyawa yang membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan jumlah sel darah putih.

Manfaat cengkeh bagi kesehatan lanjutannya adalah membersihkan tubuh dari racun berbahaya dan mikroba. Dengan mengonsumsi beberapa cengkeh, maka kesehatan tubuh akan meningkat. Dengan sifat anti-inflamasi yang dimilikinya, cengkeh mampu mengobati peradangan dan infeksi.

6. Mengatasi sakit gigi
Manfaat cengkeh berikutnya yang jarang digunakan adalah mengatasi nyeri akibat sakit gigi. Senyawa eugenol yang ada di dalam cengkeh mampu mengurang nyeri di gusi dan gigi. Selain itu, senyawa eugenol juga efektif mengatasi peradangan dan infeksi. Meski begitu, klaim terhadap hal ini membutuhkan penelitian lanjutan.

7. Mengobati tukak lambung
Penipisan lendir lambung atau sering disebut asam lambung kerap menimbulkan tukak lambung. Kondisi ini bisa terjadi dari berbagai macam faktor seperti infeksi atau stres. Konsumsi cengkeh saat Anda mengalami tukak lambung dipercaya mampu mengobati kondisi tersebut.

Sebuah penelitian mengungkapkan, minyak esensial dari cengkeh bisa meningkatkan produksi lendir lambung. Lendir lambung sendiri mempunyai fungsi sebagai penghalang asam lambung sekaligus mencegah luka pada dinding lambung akibat cairan asam lambung. Namun, temuan terkait hal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan.

8. Menghambat pertumbuhan bakteri
Sifat antibakteri yang dimiliki cengkeh mampu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Minyak cengkeh dipercaya mampu membunuh bakteri E.coli. Selain itu, cengkeh juga membantu menghentikan pertumbuhan berbagai jenis bakteri di mulut.

9. Mencegah ejakulasi dini
Minyak cengkeh dipercaya mampu mencegah ejakulasi dini. Sebuah penelitian mengungkapkan, mengoleskan krim yang mengandung bunga cengkeh dengan bahan lain seperti ginseng ke penis, hal itu dapat mencegah terjadinya ejakulasi dini.

10. Membantu mengatasi batuk berdahak
Senyawa eugenol yang terdapat di dalam cengkeh merupakan espektoran yang membantu mengeluarkan dahak pada penderita batuk berdahak.

11. Mengatasi nyeri tenggorokan
Selain membantu mengatasi batuk berdahak, efek antinyeri dan antibakteri pada cengkeh efektif mengatasi nyeri tenggorokan. Manfaat cengkeh lanjutannya adalah membantu menghilangkan sensasi gatal saat radang tenggorokan melanda.

12. Mengurangi nyeri sendi
Khasiat cengkeh berikutnya adalah sebagai antiradang dan antinyeri. Jika Anda mengoleskannya ke daerah yang nyeri, minyak cengkeh dipercaya dapat memberikan sensasi hangat yang membantu relaksasi otot.

13. Sebagai antiseptik
Sifat antiseptik yang ada pada cengkeh bisa dimanfaatkan untuk mencegah infeksi. Oleskan minyak cengkeh pada infeksi jamur, area tubuh yang memar atau luka. Agar tidak memicu iritasi, Anda bisa mencampurkannya dengan air.



14. Meredakan stres
Memiliki aroma yang menenangkan, manfaat cengkeh berikutnya adalah membuat Anda lebih rileks sekaligus mengurangi stres. Kandungan eugenol pada cengkeh efektif merilekskan otot yang tegang akibat stres.

15. Mengatasi jerawat dan masalah di kulit lainnya
Bagi Anda memiliki masalah dengan jerawat, salah satu penanganan yang bisa Anda coba adalah menggunakan manfaat cengkeh. Dampak positif lainnya, minyak cengkeh juga bermanfaat untuk menghilangkan guratan-guratan di kulit. Khasiat cengkeh berikutnya adalah membantu membuat kulit lebih lembut.

Red Ginger

Red Ginger are from family zingiber, there are three kind of ginger, there are Small Ginger (Jahe emprit), elephant ginger (jahe gajah) and Red ginger (Jahe merah). Indonesia has this three ginger. they grow very good in indonesia. especially at the are with low temperature like mountains.
red ginger has many benefits for human. it used at cosmetics, medicine even for food. such a yummy cookies if using red ginger.
these are red ginger benefits for health:
1. Prevent nausea and vomiting
When we smelled ginger, we usually will felt relaxed. Why? because based on research, one of the benefits of ginger is to calm and overcoming nausea or vomiting. It been used on chemotherapy patients too.

2. Healthy digestive system
it has effect to nourish the digestive system and prevent digestive related diseases such as flatulence, constipation, or increased stomach acid associated with stress.

3. Healthy brain
Amazing if we eat red ginger regularly it will improve brain health. Based on research, ginger will inhibit the inflammatory process that occurs in the brain. So that brain function will increase, cognitive function increases, and oxidative stress causes dementia will also decrease.

4. Cure migraines
In clinical trials, the benefits of ginger are useful for curing migraines. This was evidenced from 100 migraine patients who were given drugs containing ginger powder. The result, ginger helps reduce discomfort due to migraines without side effects.

5. Protect from UV light
Research shows that the benefits of ginger have the ability to absorb UV light which is considered the cause of DNA damage. Because the extract from ginger will stimulate the production of antioxidants in the body so that it will provide protection from UV rays.

6. Control blood sugar levels
Many studies have found that the benefits of ginger have a powerful effect on controlling blood sugar levels. The reason ginger supports carbohydrate and lipid metabolism.

Besides being known for its effectiveness as a blood sugar stabilizer, the benefits of ginger also have a strong protective effect for diabetics to avoid eye damage and other complications.

7. Maintain healthy blood pressure
Research in Thailand found that the benefits of ginger are useful for maintaining blood pressure stability. Especially for those who are suffering from hypertension or high blood pressure.

8. Reduces muscle pain
Besides being useful in maintaining muscle health, a 2013 study related to ginger found that the benefits of ginger were able to eliminate muscle discomfort due to pain in athletes. During this 6-week trial, those who consumed ginger experienced a significant decrease in muscle pain compared to those who did not consume ginger.

9. Supports cardiovascular health
The natural active ingredient in ginger called 6-gingerol is known to be useful for regulating blood pressure and supporting cardiovascular health. So it can be said that one more benefit of ginger is to maintain heart health as a natural remedy for heart disease.

10. Reduces inflammation
Have you ever experienced a swollen face with reddish skin? Generally the inflammation that occurs in the body has such an effect.

Whether it's due to poor health patterns or wrong eating, inflammation is not a good thing for your body's health. To overcome this, ginger can help. The reason one of the benefits of ginger for health is to function as an anti-inflammatory, antiviral, and even antibacterial in the body.

11. Prevent colon cancer
The next benefit of ginger is to prevent colon cancer. According to research conducted in America, it was found that those who diligently consume ginger have a lower risk of getting colon cancer.

12. Curing allergies
Ginger is usually used to expel itching on the skin. This adds to the benefits of other ginger, which is to cure allergies, especially if you are diligent in consuming them.

Hope usefull

Pesan Anda