Kapulaga

Kapulaga adalah sejenis rempah yang dihasilkan dari biji beberapa tanaman dari genera Elettaria dan Amomum dalam keluarga Zingiberaceae (keluarga jahe-jahean). Kedua genera ini adalah tanaman asli Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Nepal, dan Pakistan; biji kapulaga dapat dikenali dari biji polongnya yang kecil, penampang irisan segitiga, dan berbentuk gelendong kumparan, dengan kulit luar yang tipis, dan biji hitam yang kecil.



Kapulaga adalah jenis tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomi tinggi, rempah dengan rasa dan aroma yang sangat khas satu ini banyak diburu pabrik-pabrik jamu. Buah kapulaga kering dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jamu dan juga penyedap atau pengharum makanan. Kapulaga juga banyak dimanfaatkan untuk bahan pembuatan obat alami, banyak orang di desa yang memanfaatkan kapulaga untuk mengobati batuk.

Kapulaga adalah rempah yang paling banyak digunakan pada menu Timur Tengah atau India. Rasanya yang khas dengan aroma yang kuat, membuat kapulaga memberikan cita rasa berbeda pada tiap menu.

Tapi, kapulaga juga bisa dicampur ke dalam minuman lho. Seperti teh khas Timur Tengah. Terkadang ditambahkan dengan susu untuk menambah rasa.

Kapulaga memiliki aroma yang sangat kuat dibanding rempah-rempah lainnya. Aroma kuat ini berasal dari minyak yang ada dalam biji rempah-rempah tersebut. Manfaat kapulaga bagi kesehatan karena mengandung terpinine, borneol, eucalyptol, camphor, dan limonene.

Teh kapulaga biasanya dibuat dengan menghancurkan biji dan merebusnya dalam air untuk melepaskan minyak atau sarinya.

Jenis tanaman ini banyak dibudidayakan dengan cara tumpangsari dengan tanaman kayu-kayuan di kebun petani.  Harga kapulaga kering cukup tinggi, karena jenis rempah satu ini juga masuk dalam industri pembuatan parfum.



Ada dua macam kapulaga yang banyak digunakan di Indonesia, yakni kapulaga jawa (Amomum compactum) dan kapulaga seberang atau kapulaga india (Elettaria cardamomum); keduanya termasuk ke dalam suku jahe-jahean atau Zingiberaceae.

Kapulaga India diperkenalkan ke Guatemala oleh pengusaha perkebunan kopi asal Jerman, Oscar Majus Kloeffer, sebelum Perang Dunia I. Kini Guatemala menjadi penghasil kapulaga terbesar di dunia, diikuti oleh India. beberapa negara seperti Sri Lanka dan Indonesia juga membudidayakannya. Polong biji Elettaria berwarna hijau terang, sementara polong biji Amomum lebih besar dan berwarna cokelat tua.

Kini kapulaga adalah rempah termahal ketiga di dunia, setelah saffron dan vanilla.

Wedang Uwuh "Minuman Sampah"

Wedang uwuh adalah minuman dengan bahan-bahan yang berupa dedaunan mirip dengan sampah. Dalam bahasa Jawa, wedang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti sampah. Wedang uwuh terbuat dari bahan alami seperti jahe, kayu secang, cengkeh, kayu manis dan lain sebagainya, disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan aroma harum. Rasa pedas karena bahan jahe, sedangkan warna merah karena adanya secang.



Dibalik itu semua minuman ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh serta banyak terdapat kandungan gizinya. Kandungan yang terdapat dari ramuan ini yang meliputi kandungan zat besi, protein, karbohidrat dan masih banyak lagi. Kandungan tersebut dipercaya memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi tubuh.

Manfaat dan khasiat wedang uwuh untuk kesehatan, sebagai berikut :
1. Menurunkan kadar kolesterol
2. Mengatasi masalah perut
3. Menghilangkan capek
4. Kaya akan antioksidan
5. Meredakan nyeri
6. Menyegarkan badan
7. Meningkatkan kekebalan tubuh
8. Melancarkan aliran darah
9. Menyembuhkan dan mencegah masuk angin
10. Menghangatkan badan

Pada awalnya wedang uwuh, yang merupakan minuman khas dari Yogyakarta, berbentuk bahan utuh berupa rempah-rempah asli, tetapi seiring perkembangan zaman dan kebutuhan akan kepraktisan, saat ini wedang uwuh sudah dikembangkan menjadi dalam bentuk instan, maupun bentuk celup.

Silahkan mencoba dan rasakan hangatnya.

Turmeric Latte (Golden Milk)

Turmeric Latte adalah minuman yang bernama asli Hadli Doodh, merupakan minuman tradisional yang berasal dari India, minuman yang lagi hits di berbagai penjuru dunia ini terbuat dari susu dan kunyit serta berbagai rempah-rempah lain. 

Campuran susu dan kunyit ini sangat bermanfaat bagi tubuh. Salah satunya meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati flu dan membantu mengurangi gejala insomnia. 




Bahan-bahan :
500 ml susu cair
3 sdt kunyit bubuk
1/2 sdt kayu manis bubuk
1 sdt lada hitam
1 ruas jahe (geprek) atau 1/2 sdt jahe bubuk
3 sdm madu


Cara Pembuatan :
1. Panaskan susu cair dg api kecil hingga mendidih
2. Dalam wadah campur kunyit bubuk, lada hitam dan kayu manis bubuk
3. Setelah susu mendidih, masukkan jahe yang sudah digeprek, aduk rata
4. Masukkan campuran kunyit, lada hitam dan kayu manis bubuk
5. Aduk rata, didihkan sebentar, matikan api
6. Tambahkan madu, aduk hingga tercampur rata, kemudian saring
7. Sajikan hangat atau dingin




Resep dari Tanaman Herbal Patikan Kebo

Patikan Kebo (Euphorbia hirta L.) ternyata memiliki banyak manfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Menurut penelitian pada tahun 2010 tentang penggunaan Euphorbia sebagai obat tradisional terlihat bahwa tanaman ini mengandung banyak nutrisi bermanfaat.

Daun patikan kebo ternyata mengandung natrium, kalium, kalsium, dan litium. Selain itu, tanaman yang sering dianggap gulma mengganggu ini kaya akan vitamin C, fenolik, dan beta-karoten.

Walaupun terlihat tidak seperti tanaman herbal biasanya, daun patikan kebo memiliki segudang manfaat yang bisa Anda peroleh untuk kesehatan Anda.




DEMAM BERDARAH
Gejala dari demam berdarah adalah demam yang terjadi secara tiba-tiba, sakit perut, batuk, kerongkongan sakit, dan sesak napas. Pada kulit penderita timbul bintik-bintik merah yang kadang kala diikuti dengan berak darah, perdarahan dari hidung, dan perdarahan pada bagian putih mata.

Penyebab: Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan perantaraan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Pengobatan: 30 gram daun patikan kebo direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.



DISENTRI
Disentri merupakan peradangan usus besar yang disertai sakit perut. Disentri biasa terjadi pada kondisi sanitasi (kebersihan lingkungan) yang kurang baik, atau misalnya minum air mentah, sayur yang tidak dimasak, dan buah-buahan yang tidak dicuci dapat menjadi pembawa bibit penyakit disentri.

Penyebab: Penyebab disentri adalah kuman yang menyerang dinding usus besar sehingga perut terasa mulas, kembung, mual-mual, muntah-muntah, diare. Jika tidak segera teratasi dalam waktu 3 hari, feses penderita akan mengandung lendir dan darah, tubuh menjadi lemas, mata cekung, dan dapat berakibat kematian.

Pengobatan: 30 gram patikan kebo dan 30 gram daun jambu biji direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian aimya diminum selagi hangat, lakukan secara teratur 2 kali sehari.



TEKANAN DARAH RENDAH /HIPOTENSI
Tekanan darah dikatakan rendah bila tekanan sistoliknya kurang dari 100 mm Hg. Akan tetapi, bagi orang-orang tertentu, tekanan darah yang rendah dan bertahan dalam jangka waktu lama merupakan keadaian yang normal. Gejala tekanan darah rendah adalah: pusing dan mudah lelah lemas.

Penyebab: Tekanan darah yang rendah dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat, kelelahan, stres, pengkonsumsian makanan yang tidak seimbang, atau sehabis menderita suatu penyakit.

Pengobatan: 30 gram patikan kebo, 100 gram hati ayam dan 100 gram bayam ditim, kemudian dimakan, dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Euphorbia hirta

Patikan kebo (Euphorbia hirta L) atau dikenal oleh orang Filipina sebagai gatas-gatas atau tawa-tawa.
Patikan kebo masih satu famili dengan patikan cina, yaitu dalam keluarga Euphorbiaceae. Patikan kebo di Indonesia juga punya berbagai nama daerah. Di Sumatera dikenal dengan Daun biji kacang, daun dadih-dadih. Penduduk di Jawa menyebutnya Gelang susu, gedong anak, nanangkaan, nangkaan, kukonkukon, patikan, patikan jawa, patikan kebo, kak-sekakan. Masyarakat di Maluku menyebutnya Sosononga, isuma ibi, isu gibi.



Para peracik jamu menuliskan herba patikan kebo pada label jamu dengan nama simplisia Hirtae Herba.

Kandungan kimia patikan kebo antara lain: Kuersetin, triakontan, fitosterol, jambulol, eufosterol, tarakseron, tarakserol, amarin, flavonoid, sitosterin.



Daun patikan kebo (Euphorbia) adalah tanaman herbal yang hampir semua bagiannya memiliki kegunaan. Kegunaan daun patikan kebo antara lain untuk: pencegah kehamilan, pelancar ASI, peluruh dahak/obat batuk, peluruh keringat, penghenti pendarahan, pereda kejang. Kulit akarPatikan kebo untuk: obat luka, peluruh air seni, pencahar. Seluruh tanaman Patikan kebo sebagai obat pereda.



Saat Anda memetik bagian batang atau daun, Anda akan melihat adanya getah susu yang keluar. Usahakan untuk tidak langsung menyentuhnya karena beracun untuk kulit Anda.

Walaupun belum ada penelitian yang benar-benar memastikan efek samping dari tanaman ini, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan mual dan muntah.

Selain itu, menyentuh Euphorbia dengan tangan telanjang bisa menyebabkan kulit iritasi dan menimbulkan reaksi alergi. Itu sebabnya, sebaiknya Anda menggunakan sarung tangan saat hendak mengolah tanaman ini.

Selain itu, tanaman ini juga tidak dianjurkan sebagai obat tradisional untuk ibu hamil. Hal tersebut dikarenakan daun patikan kebo dapat menyebabkan kontraksi pada rahim, sehingga berpotensi keguguran. 

Pesan Anda