Kayu Secang atau Sappan Wood (Caesalpinia sappan)

Apakah Anda pernah minum wedang secang?
Wedang secang sendiri sudah menjadi minuman tradisional Indonesia yang banyak manfaatnya untuk kesehatan.

Dalam minuman ini mengandung kimia alami, yakni asam galat, tannin, resin, resorcin, brazilin, brasilliean, d-alfa-phellandrene, oscimene dan minyak atsiri.
Selain itu, serutan Kayu Secang juga dapat dibuat minuman seperti teh yang berkhasiat untuk menguatkan lambung dan mengobati diare dan disentri. Tak hanya itu saja, nyeri akibat gangguan sirkulasi darah juga dapat diobati dari minuman yang berasal dari serutan Kayu Secang.



Tanaman Secang punya nama ilmiah Caesalpinia sappan dan nama lokalnya macam-macam umumnya disebut secang, sedang di daerah sumatra seperti di Aceh disebut seupeueng dan di daerah Minangkabau disebut Lacang, sopang (Toba), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Poso), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang).


Manfaat Kayu Secang menurut wikipedia, yaitu :

Pewarna
Sebagaimana kayu brazil, kayu sepang terutama dimanfaatkan sebagai penghasil zat pewarna: makanan, pakaian, anyam-anyaman, dan barang-barang lain.Rumphius mencatat bahwa "Lignum Sappan" ini pada masa lalu ditanam orang hampir di semua pulau di Nusantara. Kayu ini menjadi komoditas perdagangan antar bangsa hingga penghujung abad ke-19; setelah itu nilainya terus menurun akibat persaingan dengan bahan pewarna sintetik, dan kini hanya menjadi barang perdagangan di dalam negeri

Bahan obat
Kayu secang memiliki khasiat sebagai pengelat (astringensia). Kandungan utamanya adalah brazilin, yakni zat warna merah-sappan, asam tanat, dan asam galat. Simplisia kayu secang berupa irisan atau keping-keping kecil kayu ini dikenal sebagai Sappan lignum dalam sediaan FMSo (Formularium Medicamentorum Soloensis).

Brazilin dari kayu secang teruji secara ilmiah bersifat antioksidan, antibakteri, anti-inflamasi, anti-photoaging, hypoglycemic (menurunkan kadar lemak), vasorelaxant (merelaksasi pembuluh darah), hepatoprotective (melindungi hati) dan anti-acne (anti jerawat). Ekstrak kayu secang juga ditengarai berkhasiat anti-tumor, anti-virus, immunostimulant dan lain-lain.

Secara tradisional, potongan-potongan kayu secang biasa digunakan sebagai campuran bahan jamu di Jawa. Di samping itu, kayu secang adalah salah satu bahan pembuatan minuman penyegar khas Yogyakarta selatan (wedang secang dan wedang uwuh).

Lain-lain
Karena kekuatan, keawetan, dan keindahan warnanya, kayu secang juga dimanfaatkan dalam pembuatan perkakas rumah tangga. Hanya, karena tidak ada eksemplar kayu yang berukuran cukup besar dan panjang, kayu ini melulu digunakan untuk pembuatan perkakas kecil-kecil, kayu lis dan pigura, pasak dan paku kayu dalam pembuatan perahu, dan lain-lain.

Perdu secang yang banyak berduri biasa digunakan sebagai tanaman pagar di lahan-lahan hutan jati di Jawa.



Asraza Indoherbal Jaya provide and supplies sappanwood, herbal raw, in  dry, powder or extract form. 
Our warehouse location at Bandung-Indonesia.
We can also Export.

Tlp: +62812-912-77-100 ( whatsapp)
Pin BB: 5B829809
Email: sugie801@yahoo.com ( for faster response )

Comments

Popular Posts